Aku dan Islam

Perjalanan Mencari Kebenaran Sejati

Posts Tagged ‘mahrom’

Rukun, Syarat, dan Larangan Pekawinan dalam Islam

Posted by anurachman pada April 30, 2009

Pernikahan merupakan salah satu ibadah yang dianjurkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Hal ini tersurat dalam firman Allah:

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaany-Nya ialah Dia menciptakan untukmu pasangan hidup dari jenis kamu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadiakn-Nya diantaramu rasa kasih dan saying. Sesuangguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS Qr-Ruum:21)

وَأَنكِحُوا الْأَيَامَى مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَاء يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Dan kawinkanlah oran-prang yang sendirian di antara kamu dan mereka yang berpekerti baik, termasuk hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan.” (QS An-Nuur:32) Baca entri selengkapnya »

Posted in ibadah, islam, Keluarga, muamalah | Dengan kaitkata: , , , , , , | 16 Comments »

Jabat Tangan

Posted by anurachman pada April 28, 2009

Jabat tangan sudah menjadi bagian dari keseharian kita. Banyak orang yang melakukan jabat tangan saat bertemu dengan orang yang mereka kenal. Saat meninggalkan orang tersebut pun, kita biasanya akan kembali menjabat tangannya. Bahkan termasuk dengan lawan jenis yang bukan mahrom kita. Karena sudah umum, maka kita menganggap bahwa hal ini adalah sesuatu yang wajar. Bahkan tidak sedikit orang yang mengatakan seseorang itu sok suci, apabila ada orang yang tidak mau berjabat tangan dengan lawan jenis yang bukan mahromnya. Baca entri selengkapnya »

Posted in Fiqih, muamalah | Dengan kaitkata: , , , , , , , , | Leave a Comment »

Seputar Mahrom

Posted by anurachman pada April 28, 2009

Seringkali kita salah menulis dan memahami tentang “mahrom” dan “muhrim”. Mereka mengatakan bahwa orang yang tidak boleh kita nikahi adalah muhrim. Padahal kedua kata ini memiliki arti yang sangat jauh berbeda. Muhrim memiliki orang yang sedang berihram untuk umrah. Sedangkan orang yang tidak boleh dinikahi karena suatu sebab, itu dinamakan dengan mahrom. Baca entri selengkapnya »

Posted in Fiqih | Dengan kaitkata: , , , | Leave a Comment »