Aku dan Islam

Perjalanan Mencari Kebenaran Sejati

Kasih Sayang Rasulullah saw

Posted by anurachman pada Juli 21, 2009

Satu hal yang patut disyukuri oleh setiap umat muslim adalah bahwa mereka memiliki seorang imam yang sangat mulia dan senantiasa mencintai mereka tanpa ada batasnya. Rasulullah saw adalah pemimpin umat yang senantiasa memperjuangkan kepentingan umat.

Kasih sayang Rasulullah saw kepada umat Islam tiada taranya. Banyak fenomena yang dapat dijadikan bukti betapa Rasullah saw teramat menyayangi umatnya. Tentunya kita semua masih ingat bagaimana keadaan bangsa Arab sebelum kedatangan Rasulullah saw yang membawa dan menyebarkan ajaran Islam. Mereka adalah umat yang bejat akhlaknya, rusak moralnya. Bangsa Arab pada masa jahiliyah terbiasa mengubur bayi-bayi perempuan mereka hidup-hidup tanpa belas kasihan karena dianggap sebagai aib. Perjudian, mabuk-mabukan, buka-bukaan aurat, dan segala bentuk kemaksiatan menjadi santapan sehari-hari bangsa Arab pada masa jahiliyah.

Lalu ketika Rasulullah Muhammad saw datang dengan membawa ajaran Islam, bangsa Arab pun berangsur-angsur berubah menjadi bangsa yang berakhlak mulia. Wanita yang dulu senantiasa dianggap rendah, kini menjadi mahkluk yang dimuliakan.

Perjuangan Rasulullah saw dalam menyebarkan Islam di tanah Arab dan memperbaiki akhlak bangsa Arab pun bukanlah satu perjuangan yang mudah dan singkat, tetapi merupakan satu perjuangan panjang yang sangat berat. Hinaan, cacian, makian, terror dan percobaan pembunuan, semua telah dialami oleh Rasulullah saw ketika berdakwah untuk menyebarkan ajaran Islam di tanah Arab tersebut. Dalam perjalanan dakwahnya, Rasulullah saw pernah diludahi, pernah pula gigi beliau patah karena kezaliman orang-orang kafir pada saat itu. Rasulullah saw pun pernah dan sering terlibat peperangan, bahkan peperangan besar yang tidak seimbang, namun Rasulullah saw pantang menyerah dan senantiasa menjadi pemenang hingga terciptalah bangsa Arab yang jauh lebih beradab.

Andaipun pada saat itu Rasulullah saw menyerah untuk menyampaikan ajaran Islam karena berbagai perbuatan zalim yang dilakukan kepada beliau, mungkin saat ini kejahiliyahan dan kemaksiatan masih menjadi santapan utama umat manusia, dan siap menghantarkan mereka ke jurang neraka. Namun Rasulullah saw tidak demikian, kasih sayang beliau kepada umat telah membuat beliau bertahan untuk terus berusaha menyampaikan kalam-kalam Allah swt kepada umat manusia.

Pernah suatu ketika Rasulullah saw mendatangi kota Thoif untuk mengabarkan bahwa tiada Tuhan selain Allah swt. Namun apa yang terjadi? Penduduk Thoif langsung saja melemparinya dengan batu sebelum Rasulullah saw selesai menyampaikan risalahnya. Akibat perbuatan penduduk Thoif tersebut, Rasulullah saw pun berlari dengan luka-luka yang cukup parah, bahkan Rasulullah saw sampai harus kehilangan giginya karena patah.

Mengetahui hal tersebut, Malaikat Jibril pun segera turun dan menawarkan bantuan kepada Rasulullah saw. Malaikat Jibril berkata, “Wahai kekasih Allah, apa yang kau ingin aku lakukan terhadap mereka. Jika kau mau aku akan membalikkan tanah yang menopang mereka sehingga mereka hilang tertelan bumi?”

Seandainya Rasulullah saw menerima tawaran Malaikat Jibril untuk membalikkan tanah yang menopang wilayah penduduk Thaoif, maka bereslah sudah kejahatan penduduk Thoif tersebut. Namun sekali lagi, kelembutan hati dan besarnya rasa kasih sayang di dalam hati Rasulullah saw kepada umatnya tidak mengizinkan hal tersebut. Rasulullah saw tetap bersabar dan menerima perlakuan penduduk Thoif tanpa rasa benci, kemudian beliau berkata kepada Malaikat Jibril:

“Jangan wahai Jibril. Mereka melakukan itu karena mereka belum tahu. Mungkin hari ini mereka menolak ajaranku, tapi aku berharap anak cucu mereka di kemudian hari akan menjadi pengemban risalahku.”

Subhanallah, betapa besar kasih sayang Rasulullah saw kepada umatnya, sampai-sampai ia pun tidak mau menyakiti orang-orang yang telah menyakitinya, justru ia tetap mengharapkan mereka agar suatu saat dapat berubah (beriman kepada Allah swt).

Sebagai bentuk kasih sayang beliau kepada umat, Rasulullah saw pun senantiasa berwasiat kepada para sahabat dan umatnya untuk senantiasa berbuat baik. Beliau memberikan contoh dan menjadi contoh. Bahkan dalam peperangan pun Rasulullah saw juga melarang umatnya untuk bertindak berlebihan; membunuh anak-anak, wanita, orang-orang tua (lansia), dan orang-orang yang lemah atau tidak berdaya.

Rasulullah saw adalah seorang pemimpin umat yang senantiasa dapat merasakan penderitaan yang dirasakan oleh umatnya.

“Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin.” (QS. At-taubah (9) : 128)

Sebagai bentuk kasih sayang kepada keluarga dan umatnya, Rasulullah saw pun memberikan contoh dalam kehidupan berkeluarga. Meskipun seorang Rasulullah yang dimuliakan dan panglima perang yang disegani oleh kawan dan lawan, namun Rasulullah saw biasa mengerjakan pekerjaan rumah. Beliau terbiasa membantu istri-istri beliau untuk mencuci, menambal, pakaian atau menambal perabot rumah tangga. Beliau melakuan itu tanpa rasa malu sebagai apresiasi kasih sayang beliau kepada istri-istri beliau, dan sebagai contoh bagi umatnya untuk senantiasa saling membantu dan menyayangi. Besarnya kasih sayang Rasulullah saw kepada keluarganya juga terwujud dalam sabda beliau yang memerintahkan kepada umatnya untuk senantiasa bersikap baik kepada keluarganya.

”Yang terbaik diantara kalian adalah yang terbaik kepada keluarganya dan aku adalah yang terbaik kepada keluargaku diantaramu” (H.R. Tirmidzi)

Kasih sayang Rasulullah saw kepada umatnya tidak dapt diukur dengan harta ataupun tahta. Kasih sayang Rasulullah saw sepanjang zaman, hingga pada datik-detik akhir dari kehidupannya pun Rasulullah saw senantiasa memikirkan dan menyebut-nyebut umatnya … Ummati … ummati … Ummati …

www.syahadat.com

13 Tanggapan to “Kasih Sayang Rasulullah saw”

  1. abisabila said

    betapa sering kita mengucap ‘aku mencintai rosululloh’ tapi betapa sering perbuatan kita menyangkalnya. Astaghfirulloh, bimbinglah kami ya Allah agar kami bisa meneladani rosululloh….

  2. Assalamualaikum…..ane tertarik dengan blog antum….mohon izin sharing kontennya….gimana….? Wassalam…H.A.Rohim S.

  3. Agus said

    Bagaimana kuatnya ksh&sayang Rasulullah kpd umatnya(tdk sebatas hanya bangsa arab,kaum atau golongannya(Istri,Keluarga,Saudara dan Sahabat)saja melainkan kpd seluruh umat islam dan muslim di seluruh dunia),yang hidup pada saat itu hingga saat ini. Telah khilafkah qt?(karena melupakan beliau,yg merupakan seorang pemimpin yg sesungguhnya!). Menggantinya dgn para Pemimpin&Pejabat negeri yg berwibawa,para Ulama terkemuka,para Artis&Celebritis kaya&mempesona,menjadikan mereka-2 sbg panutan&contoh dlm segala hal. Mshkah qt mengingat/melaksanakan Ajaran-2nya Beliau sedang pada akhir hayatnya Rasulullah bersedih kala memikirkan nasib Umatnya(qt)sepeninggalnya kelak),adakah qt ikut menitikkan air mata?

  4. Agus said

    Apakah qt patuh dikarenakan Pemimpin qt saat ini/yg qt anggap sbg pemimpin saat ini(apapun Kedudukan&Jabatannya)adalah orang-2 yang Kuat,Keras(ada hukuman pabila qt tdk meng”iya”kan/mengikutinya),Jahat sehingga timbullah rasa takut dlm diri qt. coba qt lihat bagaimana cara Rasulullah memimpin,mengajarkan dan membawa qt pada Ajaran yang sebetulnya bersifat lebih Utama&Hakikih? Bolehlah qt menghormati Pemimpin/org yg lbh tua dari qt(bahkan itu suatu keharusan!),akan tetapi kembalilah kpd Ajaran&Pemimpin yg mengajarkan Sebenar-benarnya suatu Ajaran. Insyaallah qt msh diberi umur panjang sehingga dapat mencari,mendapat “Kebenaran” itu dan mengamalkannya disisa hdp qt,maka bersyukurlah qt termasuk kedalam golongan org-2 tersebut. Wasslmmlkm Wr Wb

  5. Nurlina said

    SubahanaAllah, hamba tak tau apa yang bergejolak dalam hati ini, saat membanca tulisan ini. ada rasa haru yang tak terungkapkan….

  6. Lukamahn Hakim said

    Alahamdulillah…bagus banget menambah pengetahuan ane..mohon izin sahare ya..

  7. itoz said

    andaikata setiap umat mau mengingat apa yang nabi Muhammad SAW perjungkan tentu bumi ini akan tenang dan damai tanpa ada peperangan dan panindasan..

  8. ARIE said

    Alhamdulillah..mudah2an ada pemimpin kita yg bersifat 50% aja dr Rosullulah ,negara kita ngga ada kerusuhan

  9. evan putra said

    SUBAHANALLAH. insya Allah, mudah2han dgn ksh ni akn mnjadkn motifasi kita ntk bribdh lebh dlm…! AMIEN

  10. Yopi Al-Fajar said

    Subhanallah , Allahu akbar

    Rasulullah Muhammad SAW Adalah Manusia Yg Sabar,Sopan Santun,Dermawan,Dpt Dipercaya,Benar,Jujur .

    Mka Kita Sbg Umatnya Beliau Ki

  11. subhanallah sesungguhnya sangat besar perjuangan rosulullah saw dalam memperjuangankan nasib kita (umat muslim ) namun terkadang kita melupakan jasa beliau, ya allah tuhan semesta alam ampuni kami dan tuntunlah kami sehingga kami dapat meneladani rosulullah saw, kuat kan iman kami sampai dengan akhir dari dunia ini, amin

  12. suwahyono said

    betul 3x

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: