Aku dan Islam

Perjalanan Mencari Kebenaran Sejati

Adab Membaca Quran

Posted by anurachman pada Mei 15, 2009

Membaca Al Quran adalah salah satu ibadah yang paling utama bagi setiap umat islam. Bila seorang muslim membaca Al Quran, berarti ia sedang berdialog dengan Allah SWT. Membaca Al Quran tidak hanya sekedar membacanya, tetapi juga harus dipahami dan dihayati dengan hati yang khusyuk.

Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baiknya orang ialah yang mempelajari Al Quran dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)

Untuk mendapatkan kesempurnaan dalam membaca ayat –ayat suci Al Quran, setiap muslim harus mengikuti adab atau etika membaca Al Quran, yaitu:

  1. Berwudhu
    Ketika hendak membaca Al Quran, dianjurkan untuk dalam keadaan bersuci. Setelah berwudhu, Al Quran diambil dengan tangan kanan dan memegangnya dengan kedua tangan.
  2. Membaca di tempat yang suci
    Disunnahkah untuk membaca Al Quran di mesjid atau di tempat yang bersih. Menghadap kiblat saat membacanya, dengan hati yang tenang dan khusyuk.
  3. Membaca taawuz
    a’udzubillaahiminasysyaithaanirrajiim
    Firman Allah dalam surat An Nahl, “Maka apabila kamu membaca Al Quran maka mohonlah perlindungan dari syaithon yang terkutuk.” (An Nahl:98)
  4. Menyempurnakan bacaan dengan tajwid dan lagu yang baik
    Dalam membaca Al Quran harus dipehartikan panjang pendeknya bacaan serta melagukannya dengan baik. Hal ini berdasarkan hadits-hadits Rasulullah SAW:
    “Tidak termasuk umatku orang yang tidak melagukan Al Quran” (HR. Bukhari Muslim)
    “Sungguh sebaik-baiknya suara manusia yang membaca Al Quran ialah yang jika engkau mendengar suara bacaannya maka engkau merasa bahwa ia seorang yang sangat takut kepada Allah” (HR. Abu Daud)
  5. Merendahkan suara bila khawatir ria. Jika tidak, lebih diutamakan mengeraskannya
    Firman Allah dalam surat Al A’raaf, “Dan serulah Rabb-mu dengan merendahkan diri dan merasa takut, sesungguhnya Ia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Al A’raff:55)
    Merendahkan suara ketika membaca Al Quran juga ditujukan agar tidak mengganggu aktivitas orang di sekitarnya, terutama bila orang tersebut sedang sholat.
  6. Mengarahkan pikiran dan perasaan untuk memahami bacaan
    Hal ini agar tetap khusyuk dan mengingat allah dalam membaca setiap ayatnya, serta dapat merenungi ayat-ayat yang dibaca.
  7. Makruh untuk bergurau, tertawa, atau melihat sesuatu yang akan mengganggu dan menghentikan bacaan.
  8. Membaca takbir di antara dua surat, yang dimulai dari surat Ad-Dhuha sampai akhir surat Al Quran
  9. Ketika selesai atau berhenti membaca ayat atau surat, membaca:
    Allaahummaarhamnii bilquraan, waj’alhulii imaaman wanuuran wahudan warahmah, allaahumma dzakkirnii minhumaa nasiitu wa’alimnii minhumaa jahiltu, warzuqnii tilaa watahu aanaa allaili wa athraa fannahaar, waj’alhulii hujjattan yaa robbal ‘alamiin. Shodaqallaahula’azhiim.
  10. Berpuasa ketika khatam Al Quran dan mengundang tetangga, sanak saudara, dan handai tolan untuk syukuran.
  11. Membaca doa khatam Al Quran sebagaimana yang terdapat pada akhir Al Quran.

syahadat.com

Satu Tanggapan to “Adab Membaca Quran”

  1. sari said

    terimakasi sudah sharing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: