Aku dan Islam

Perjalanan Mencari Kebenaran Sejati

Mitos Seputar Caesar

Posted by anurachman pada Mei 8, 2009

Setiap perempuan pada dasarnya ingin memiliki anak yang lahir dari rahimnya. Proses kelahiran yang dipilih pun saat ini bermacam-macam. Ada yang ingin melahirkan anak secara normal, dan ada juga yang ingin punya anak dengan cara operasi, yang kita kenal dengan nama operasi Caesar. Ja;an manapun yang dipilih, semuanya memiliki keuntungan dan kelemahan masing-masing.

Namun dewasa ini, melahirkan dengan operasi Caesar sudah semakin marak. Banyak alasan yang dikemukakan para wanita yang memilih melahirkan dengan operasi Caesar. Ada yang beralasan untuk menjaga bentuk tubuhnya karena kalau normal tubuh jadi “melar”, ada yang untuk menjaga kualitas permainan ranjangnya, bahkan ada pula yang hanya sekedar mengikuti trend maupun untuk menjaga gengsi. Padahal, operasi Caesar oleh dokter diperbolehkan jika memang ada alasan medis yang tepat.

Keberadaan operasi Caesar pun tidak lepas dari mitos yang melingkupinya. Namun, sebagian besar mitos ini merupakan mitos yang salah kaprah. Mitos yang salah ini membuat orang memiliki persepsi yang keliru pula tentang operasi Caesar. Karena itu, sebaiknya dapatkan informasi yang benar tentang operasi Caesar dari para ahli, sebelum kita terjebak dalam persepsi yang salah.

Sedangkan mitos-mitos yang beredar di masyarakat tentang operasi Caesar diantaranya adalah:

MITOS YANG KELIRU

•    Sekali caesar tetap caesar. Hal ini tergantung kondisi kehamilan dan janin. Mitos sekali caesar untuk selamanya berasal dari tindakan bedah caesar cara lama yang “mengiris” perut serta rahim secara vertikal. Irisan ini memang membuat ibu hamil rentan mengalami perobekan pada rahim saat mengejan pada proses persalinan normal.

Saat ini, sayatan perut dan rahim lebih sering dilakukan secara horisontal. Ini lebih “aman” bagi rahim. Maka setelah menjalani caesar pada kelahiran pertama, seorang ibu bisa saja melahirkan normal pada kelahiran berikutnya, sepanjang kondisinya memungkinkan.

•    Boleh bebas diminta. Harusnya, dokter mengambil tindakan bedah caesar dengan pertimbangan keselamatan ibu dan janin. Bila tidak ada indikasi medis, lebih baik melahirkan lewat jalan normal, yang jauh lebih aman, singkat prosesnya, serta masa penyembuhannya lebih cepat.

Tindakan pembedahan termasuk caesar bukan tak berisiko. Kemungkinan terjadinya komplikasi selalu ada. Baik dari segi anestesi (pembiusan) maupun bedahnya sendiri.

•    Kembar pasti caesar. Bila hanya kembar dua, masih besar kemungkinan melahirkan dengan proses normal. Sebagaimana pada kehamilan tunggal, dokter akan melihat posisi kedua janin. Bila janin pertama berada pada posisi kepala, berarti ia siap dilahirkan lebih dahulu. Janin kedua, kalaupun tidak pada posisi kepala, tetapi bokong yang berada di bawah, tetap bisa dilahirkan secara normal.

Tindakan caesar baru akan dilakukan bila janin kembar mengalami kelainan latak yang tidak mungkin dilahirkan normal. Misalnya pada posisi melintang. Begitu pula pada kehamilan kembar 3 atau 4 janin.

•    Membuat kehidupan seksual lebih baik. Tidak ada bukti tentang hal ini. Ketika melahirkan normal, otot-otot vagina serta rongga panggul memang terbuka sebesar kepala bayi. Begitu pula, makin lama proses persalinan, daya regang/elastisitas vagina pun makin lebar. Hal ini tidak terjadi pada persalinan dengan cara bedah. Tetapi, bukan berarti caesar menjadi jaminan kehidupan seksual yang lebih baik.

Salah satu cara jitu untuk menguatkan kembali otot-otot vagina dan panggul adalah dengan latihan/senam kegel (mengencangkan otot dasar panggul seperti gerakan menahan kencing) yang bisa dilakukan setiap saat dan di segala tempat.

FAKTA YANG BENAR

•    Wanita gemuk cenderung caesar. Normalnya, kenaikan berat badan itu selama hamil berkisar 13-15 kg. Sebenarnya, bukan itu yang perlu jadi perhatian. Tapi bagaimana laju pertumbuhan janin. Ini bisa dipantau melalui pemeriksaan kehamilan secara teratur.

Pada wanita yang sudah kelebihan berat badan, maka kehamilan akan menambah lagi berat badannya. Itu sebabnya, bila janin sudah waktunya dilahirkan (36 minggu), dokter bisa saja mengambil tindakan caesar dengan tujuan mencegah tekanan darah ibu terus meningkat. Selain itu, untuk ibu hamil dengan berat badan lebih dari 90 kg, memang cenderung sulit melahirkan secara normal.

•    Tunggu 2 tahun baru hamil lagi. Umumnya, masa pemulihan luka jahitan bekas operasi caesar di lapisan kulit perut memerlukan waktu sekitar 6 minggu. Tentu saja ini mencakup perawatan luka yang baik, istirahat yang cukup dan pola makan ibu yang sehat.

Tetapi sebenarnya, yang penting bukan hanya luka bekas jahitan di permukaan kulit, melainkan juga kondisi rahim. Saat operasi caesar, ada 7 lapisan perut yang “dibuka” seperti lapisan kulit, lapisan lemak, sarung otot dan seterusnya hingga rahim. Setelah bayi dikeluarkan, lapisan itu harus dijahit lagi satu per satu, sehingga jahitannya berlapis-lapis.

Sebelum terjadi kehamilan kembali, dimana rahim kembali membesar, seluruh lapisan yang “terbuka” tadi harus benar-benar kembali normal. Karena itu, 2 tahun dianggap waktu ideal untuk kehamilan berikutnya pasca caesar.

Semoga kita tidak terjebak dalam persepsi yang salah tentang operasi Caesar.

sumber: ayahbunda.co.id

2 Tanggapan to “Mitos Seputar Caesar”

  1. Ribut said

    trimaksih atas infonya kl memang 2tahun dah boleh hamil lagi, sya akan coba untuk hamillagi!doakan ya mga bisa scra normal..

  2. Lily said

    terima kasih sebelumnya🙂 ,,,,Bgaimana pilihan cara melahirkan untuk ibu hamil berkacamata minus 6 dan 8,,?
    sy ingin melahirkan normal sbg seorang ibu,,dan mengingat efek jangka panjangnya cesar sy takut kl jahitannya lepas..atau bgmana2 naudzubillahmindzalik…
    dlm waktu berapa minggu dr melahirkan keadaan ibu pulih setelah operasi cesar?
    Dlm jangka panjang berpengaruh tidak jahitan cesar thdp kehidupan seksual nanti>
    terima kasih banyak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: