Aku dan Islam

Perjalanan Mencari Kebenaran Sejati

Untuk Ibu…….

Posted by anurachman pada Mei 7, 2009

Seorang ibu memiliki kesibukan yang luar biasa, baik dirumah, terlebih-lebih jika dia juga mencari nafkah untuk keluarga. Seorang ibu juga sangat berjasa pada kita, karena beliau rela mencurahkan semua waktunya untuk mengurusi kita, mulai dari kita kecil hingga kita dewasa, bahkan hingga kita berumah tangga. Kasih seorang ibu yang begitu besar takkan mampu kita balas, hingga kapanpun jua.

Meskipun demikian, kita dapat meringankan beban ibu kita dengan berbagai cara. Berikut ini ada beberapa langkah kecil yang dapat kita lakukan untuk sedikit membalas jasa ibu, dan mencoba membahagiakannya, walaupun hanya untuk sesaat:

1.    Memberinya liburan

Liburan?? Kemana?? Bagaimana jika kita tidak punya biaya??

Maksud member liburan pada ibu bukan sebatas liburan dengan pergi keseatu tempat, atau rekreasi. Maksud dari member liburan kepada ibu adalah dengan membebaskannya dari segala aktivitas rutinnya sehari-hari, seperti memasak, membersihkan rumah, dan lain-lain. Ambil alih aktivitas tersebut dari tangan ibu, walau hanya sehari. Jangan biarkan ibu mengerjakan hal-hal tersebut di hari “libur” nya. Jika kita mampu melakukannya, maka insya Allah ibu akan merasa bahagia dan bangga.

2.    Mendengarkan kisah hidupnya

Waktu kecil, kita tentu sering mendengar ibu kita bercerita. Sekarang waktunya kita mendengar cerita yang berbeda dengan yang kita dengar waktu kecil dulu. Mintalah kepada ibu untuk menceritakan perjalanan hidup beliau. Mungkin beliau akan menolak, namun cobalah untuk terus meminta dengan sopan. Jika ibu sudah bersedia, dengarkan dengan baik. Ambil pelajaran dari perjalanan hidup ibu. Hal ini akan membuat ibu berfikir bahwa kita begitu perhatian dan saying kepadanya, insya Allah

3.    Mencoba mengalahkan masakan ibu

Ibu sudah sering memasak untuk kita. Sekarang saatnya kita memasak atau menyediakan makanan untuk ibu kita. Jika kita bias memasak, masaklah makanan yang menjadi kesukaan ibu kita. Namun jika kita tidak bias, belilah makanan kesukaan ibu kita dengan uang hasil jerih payah kita. Namun memasakkan ibu makanan akan memiliki nilai lebih, karena ibu akan dapat mengkritisi hasil masakan kita, sekaligus kita belajar membuat masakan yang enak.

4.    Jika ibu ada di panti jompo……

Saat ini banyak orang-orang yang menitipkan perawatan ibunya dip anti jompo. Berbagai alasan dikemukakan untuk menitipkan ibu ke panti social tersebut. Namun apapun alasannya, jika ibu kita ada dip anti jompo, tengok dan ajaklah ibu kita setidaknya setiap seminggu sekali untuk menikmati pemandangan di luar panti social tersebut.

5.    Memeriksakan kesehatan ibu

Jarang sekali kita mendengar ibu kita mengeluh sakit. Namun jangan lantas kita berpendapat bahwa kesehatan ibu selalu dalam kondisi prima. Bias saja ibu menyembunyikan penyakitnya, dengan tujuan agar kita tidak kuatir kepadanya. Karena itu, ajaklah ibu kita memeriksakan kesehatannya, minimal sebulan sekali, meskipun beliau tidak mengeluh sakit.

6.    Jika ibu senang membaca……….

Seorang ibu sering mengisi waktunya dengan berbagai kegiatan. Jika ibu kita hobi membaca, buatkan sebuah rak kecil, dan belilah buku-buku yang kira-kira disenanginya. Berikanlah rak dan buku-buku tersebut kepadanya. Jika ibu kita kurang suka membaca, hadiahkan hal-hal yang berhubungan dengan kegemarannya dalam mengisi waktu luang.

7.    Jika ibu seorang non-muslim……….

Muslim ataupun non-muslim, ia tetaplah ibu kita, yang telah melahirkan dan merawat kita sejak kecil. Berbaktilah terus kepadanya, dan berdoalah kepada Allah akan kesehatannya, dan jangan lupa untuk memohon petunjuk Allah supaya memberikan hidayah kepada ibu untuk memeluk islam.

8.    Jika hubungan dengan ibu tidak harmonis……..

Rendahkanlah diri kita dihadapan ibu. Buatlah kegiatan yang dapat mempererat hubungan kita dengan ibu, sehingga ibu ridho dengan kita

9.    Jika ibu sudah meninggal………

Mungkin ada diantara kita yang ibunya sudah meninggal dunia. Datangilah kuburan ibu, dan teruslah berdoa kepada Allah agar kubur ibu kita dilapangkan olehNya. Sambunglah silaturahmi dengan teman-teman ibu kita. Tawarkan bantuan kita kepada teman-teman ibu yang membutuhkan bantuan.

10.    Patuh kepada nasehat ibu

Mungkin kita akan mencap ibu kita “cerewet” karena berbagai nasehat yang diberikannya kepada kita. Janganlah berbuat demikian! Nasehat seorang ibu lebih berharga jika dibandingkan dengan kekayaan yang kita miliki. Dengar dan patuhilah nasehat ibu kita, karena ibu tidak akan menjerumuskan anak-anaknya ke dalam kesengsaraan.

Sudah kah kita membahagiakan ibu kita?? Kalau belum, berusahalah membahagiakannya selama masih ada kesempatan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: