Aku dan Islam

Perjalanan Mencari Kebenaran Sejati

Islam Karena Al-Quran

Posted by anurachman pada Mei 5, 2009

Al-Quran adalah firman Allah yang Suci. Semua hal yang terjadi di dunia ini tersirat dan tersurat dalam Al-Qur’an. Jika kita mengkaji dan merenungkan semua isi dari Al-Quran, maka kita akan mendapati berbagai ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi umat manusia. Bukankah Al-Quran jelas-jelas merupakan sumber dari segala sumber ilmu?

Dalam sejarahnya, banyak keajaiban Al-Quran yang terjadi di dunia ini. Salah satu dari keajaiban Kitab Suci Al-Quran adalah kemempuannya mengetuk hati manusia, sehingga mereka berpaling dari kekufuran menjadi pemeluk agama yang haq di sisi Allah, Islam. Banyak orang-orang yang memeluk islam karena membaca atau mendengar bacaan Al-Quran.

Siapa yang tidak kenal dengan Umar bin Khattab? Sebelum masuk islam, dia adalah salah satu orang yang menentang dan menghalangi syiar islam dengan berbagai cara. Namun saat membaca lembaran firman Allah dari adiknya, Umar kemudian memeluk agama islam, dan menjadi salah satu tokoh islam yang disegani baik oleh teman maupun lawan. Banyak ulama yang setuju bahwa keislaman Umar bin Khattab adalah karena Al-Quran.

Di negara adidaya Amerika Serikat, seorang pemuda pemeluk agama nasrani menemukan Al-Qur’an yang tercecer di jalan. Dia memungutnya dan mempelajari isinya. Tidka lama berselang, diapun memutuskan untuk memeluk agama islam, dan menjadi tokoh islam Amerika yang terkenal. Lagi-lagi Al-Quran menjadi sarana untuk memeluk agama Islam.

Masih banyak lagi orang-orang yang memeluk islam karena Al-Quran. Diberbagai penjuru dunia Al-Quran membuktikan kebesarannya. Berapa banyak orang yang memeluk agama Islam karena Al-Quran diberagai dunia? Orang-orang yang mendapat hidayah lewat Al-Quran rata-rata tertarik dengan isi dan kandungan dari Al-Quran tersebut. Salah satu kisah tentang kebesaran Al-Quran dapat kita simak disini, dimana seorang dokter terkemuka di Amerika pun memeluk islam setelah melihat bahwa Al-Quran dapat memberikan jawaban atas masalah pelik yang dihadapinya.

Pada suatu malam, di rumah sakit tempatnya bekerja terjadi dua peristiwa persalinan secara bersamaan. Setelah kedua wanita itu melahirkan, dua bayi tersebut tercampur dan tidak ada yang mengetahui masing-masing pemilik kedua bayi yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan itu. Dokter Amerika berkata kepada dokter Muslim,

”Engkau mengatakan bahwasanya Al-Quran telah menjelaskan segala sesuatu dan engkau mengatakan bahwasanya Al-Quran itu mencakup semua permasalahan-permasalahan apapun. Maka tunjukkanlah kepadaku cara mengetahui siapa ibu dari masing-masing bayi ini..!!”

Dokter Muslim itupun menjawab,

”Ya, Al-Quran telah menerangkan segala sesuatu dan akan aku buktikan kepadamu tentang hal itu. Biarkan kami mendiagnosa ASI kedua ibu dan kami akan menemukan jalan keluar.”

Setelah nampak hasil diagnosa, dengan sangat percaya diri dokter muslim itu memberitahu temannya si dokter Amerika, siapakah ibu sebenarnya dari masing-masing bayi tersebut…!!!! Dokter Amerika itupun terheran-heran dan bertanya, ”Bagaimana kamu tahu?”

Dokter Muslim menjawab

”Sesungguhnya hasil yang nampak menunjukkan bahwasanya kadar banyaknya ASI pada payudara ibu si bayi laki-laki dua kali lipat kandungannya dibanding ibu si bayi perempuan. Perbandingan kadar garam dan vitamin pada ASI si ibu bayi laki-laki itu juga dua kali lipat dibanding ibu si bayi perempuan.”

Kemudian dokter muslim tersebut membacakan ayat Al-Quran yang dia jadikan dasar argumen dari jalan keluar itu,

يوصِيكم اللّهفِي أَوْلاَدِكمْ لِلذَّكَرِ مِثْل حَظِّ الأنثَيَيْنِ فَإِن كنَّ نِسَاءفَوْقَ اثْنَتَيْنِ فَلَهنَّ ثلثَا مَا تَرَكَ وَإِن كَانَتْ وَاحِدَةً فَلَهَاالنِّصْف وَلأَبَوَيْهِ لِكلِّ وَاحِدٍ مِّنْهمَا السّدس مِمَّا تَرَكَ إِنكَانَ لَه وَلَدٌ فَإِن لَّمْ يَكن لَّه وَلَدٌ وَوَرِثَه أَبَوَاه فَلأمِّهِ الثّلثفَإِن كَانَ لَه إِخْوَةٌ فَلأمِّهِ السّدس مِن بَعْدِ وَصِيَّةٍ يوصِيبِهَا أَوْ دَيْنٍ آبَآؤكمْ وَأَبناؤكمْ لاَ تَدْرونَ أَيّهمْ أَقْرَب لَكمْنَفْعاً فَرِيضَةً مِّنَ اللّهِ إِنَّ اللّهَ كَانَ عَلِيما حَكِيماً

” Allah mensyariatkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu: bahagian seorang anak lelaki sama dengan bahagian dua orang anakperempuan; dan jika anak itu semuanya perempuan lebihdari dua, maka bagi mereka dua pertiga dari hartayang ditinggalkan; jika anak perempuan itu seorangsaja, maka ia memperoleh separo harta. Dan untuk dua orang ibu-bapak, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang ditinggalkan, jika yang meninggal itu mempunyai anak; jika orang yang meninggal tidak mempunyai anak dan ia diwarisi oleh ibu-bapaknya (saja), maka ibunya mendapat sepertiga; jika yangmeninggal itu mempunyai beberapa saudara, maka ibunya mendapat seperenam. (Pembagian-pembagian tersebut diatas) sesudah dipenuhi wasiat yang ia buat atau (dan)sesudah dibayar utangnya. (Tentang) orang tuamu dan anak-anakmu, kamu tidak mengetahui siapa di antara mereka yang lebih dekat (banyak) manfaatnya bagimu.Ini adalah ketetapan dari Allah. Sesungguhnya AllahMaha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. An-Nisa:11)

Dan setelah mendengarkan dokter Amerika itu arti ayat Al-Quran tersebut, dia jadi bengong, dan dia menyatakan keislamannya secara spontan tanpa ragu-ragu. Subhanallah, Maha Suci Allah Robb semesta alam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: