Aku dan Islam

Perjalanan Mencari Kebenaran Sejati

Obat Terlarang untuk Bayi

Posted by anurachman pada Mei 1, 2009

Bayi kita sakit!!??

Banyak orang tua, terutama orang tua baru, yang panic saat mengetahui bayinya sakit. Berbagai macam cara akan dilakukan untuk mengobati si bayi. Bahkan tidak jarang, mereka akan mencari dan memberikan obat-obatan, yang sebenarnya belum saatnya dikonsumsi oleh bayi. Tindakan “gegabah” ini justru dapat menjadi bumerang. Alih-alih sembuh, sakit si kecil dapat bertambah parah.

Sebagai orang tua, kita harus selalu waspada terhadap apa-apa yang diberikan kepada bayi kita, termasuk obat-obatan. Terlebih lagi saat ini banyak obat-obatan yang mengklaim dirinya aman untuk diberikan pada bayi. Alangkah baknya jika kita selalu bertanya tentang suatu obat yang akan diberikan pada bayi kita kepada dokter, terutama dokter anak.

Lantas, apa saja obat-obatan yang sebaiknya tidak diberikan pada si kecil saat ia sakit? Berikut beberapa diantaranya:

1.    Aspirin

Tentunya kita sudah tidak asing dengan yang namanya aspirin. Obat yang mengandung aspirin sering digunakan orang untuk mengurangi rasa sakit kepala. Bagi orang dewasa, aspirin memang dapat membantu. Namun hal ini tidak berlaku bagi anak-anak, terlebih lagi pada bayi.

Aspirin, atau dikenal juga dengan nama asam salisilat (acetylsalicylic acid), ternyata membawa dampak yang sangat buruk bagi bayi. Bayi yang diberikan obat yang mengandung aspirin ternyata lebih rentan untuk terkena sindrom Reye. Sindrom Reye (Reye Syndrom) adalah serangan mendadak berupa gangguan pernapasan dan pencernaan selama beberapa hari, yang berakhir dengan pembengkakan otakdengan ditandai kejang atau koma.

Obat-obatan yang dijual di took obat pun belum tentu bebas dari aspirin. Mengingat efek sampingnya yang sangat berbahaya, sebaiknya kita lebih teliti membaca komposisi dari obat tersebut, yang terdapat pada kemasannya, terlebih lagi jika obat tersebut akan kita berikan pada bayi kita. Kita juga dapat berkonsultasi dengan dokter akan hal ini.

2.    Obat Anti Mual

Jangan memberikan obat anti mual kepada bayi saat si kecil bermasalah dengan pencernaannya tanpa rekomendasi dari dokter. Mungkin saja obat anti mual dapat mengatasi masalah tersebut, namun efek samping dari obat ini sangatlah besar. Obat anti mual biasanya mengandung zat metoclopramide, yang berfungsi untuk memnghilangkan rasa mual. Namun jika diberikan pada bayi, zat ini dapat menyerang syaraf dan menyebabkan terjadinya gangguan extrapyramidal yang menyerang syaraf.

Jika bayi kita memiliki masalah dengan pencernaannya, sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang benar.

3.    Obat untuk Dewasa

Memberi bayi obat untuk orang dewasa dengan dosis yang disesuaikan sangat sering kita jumpai dalam masyarakat kita. Umumnya masyarakat menganggap hal ini akan dapat mempercepat kesembuhan si kecil. Padahal, perbuatan ini dapat menjadi sangat berbahaya buat bayi kita. Jika pada label kemasan tidak tercantum dosis untuk bayi, maka jangan berikan obat tersebut pada bayi Anda.

4.    Resep untuk Orang atau Penyakit Lain

Obat yang diresepkan untuk orang lain atau jenis penyakit lain bisa jadi tidak efektif atau bahkan berbahaya jika diberikan pada bayi Anda. Berikan hanya obat yang diresepkan untuknya dan sesuai dengan penyakitnya.

5.    Obat Kadaluarsa

Buang segera obat jika telah habis masa berlakunya, karena akan berbahaya jika tetap digunakan. Demikian juga dengan obat yang telah mengalami perubahan warna dan bentuk. Namun jangan membuangnya ke dalam kloset, karena akan mempengaruhi kandungan air tanah yang akan digunakan sebagai air minum. Agar aman, jauhkan dari jangkauan anak-anak dan buanglah ke tempat sampah.

6.    Acetaminophen Berlebihan

Obat batuk dan pilek yang dijual bebas di pasaran mengandung acetaminophen yang berfungsi sebagai penghilang rasa sakit dan penurun panas, sehingga tidak baik jika digunakan bersamaan. Tanyakan pada dokter jika Anda tidak tahu kandungan yang terdapat dalam suatu obat batuk atau obat pilek. Dan jika si kecil sudah terlanjur mendapatkan obat resep, berilah acetaminophen hanya jika dokter memastikan bahwa zat itu baik bagi keadaan bayi Anda.

7.    Tablet Kunyah

Obat yang berupa tablet kunyah sangat berbahaya untuk bayi. Jika si kecil Anda sudah makan makanan padat dan Anda ingin memberikan tablet kunyah, maka tablet itu harus digerus dulu, lalu dicampurkan dalam satu sendok penuh makanan lembut seperti yogurt atau saus apel. Untuk memperoleh dosis yang tepat, pastikan bayi Anda memakan habis makanan yang ada di sendok tersebut. Namun, ada beberapa jenis tablet kunyah yang tidak boleh digerus, karena dapat menghilangkan kandungan zat penting di dalamnya. Mintalah penjelasan lebih lanjut pada dokter seandainya bayi Anda diberi tablet kunyah.

Selain obat-obatan tersebut, ada juga beberapa jenis obat-obatan yang sebaiknya dihindari untuk diberikan pada bayi. Hal ini karena adanya efek samping yang dikuatirkan dapat mempengaruhi daya tahan dan perkembangan bayi kita. Jenis obat yang harus kita waspadai adalah:

1.    Obat-obatan Herbal

Obat-obatan jenis herbal memang aman bagi Anda karena menggunakan bahan-bahan dasar alami, tapi bukan berarti aman pula bagi bayi Anda. Pada dasarnya, tidak masalah jika obat-obatan herbal yang akan Anda berikan pada si kecil murni berasal dari tumbuh-tumbuhan, karena belum mengalami percampuran dengan bahan kimia. Namun jangan memberikan obat-obatan herbal dalam bentuk jamu, karena jamu sudah mengalami proses percampuran bahan secara kimiawi.

Pada bayi, obat-obatan jenis ini dapat menimbulkan alergi, kerusakan hati, dan naiknya tekanan darah. Apalagi jika dikombinasikan dengan obat jenis lain, bisa fatal akibatnya. Sebelum memberikan obat-obatan herbal pada si kecil, konsultasilah dulu pada dokter. Dan selalu beritahu dokter mengenai obat-obatan herbal apa saja yang pernah Anda berikan pada si kecil sebelum ia memberikan resep.

2.    Obat Warung/toko

Sebenarnya, batuk dapat membantu membersihkan paru-paru bayi. Obat batuk dan pilek seperti dekongestan seringkali bersifat kontraproduktif. Artinya, tidak terlalu membantu penyembuhan batuk pada bayi, tapi hanya meringankan gejalanya saja. Obat ini justru menimbulkan efek samping seperti gelisah dan susah tidur. Jadi, jika si kecil sedang pilek, cobalah menanganinya dengan memberinya banyak minum. Kalau belum berhasil, temui dokter sebelum Anda memutuskan untuk membeli obat pilek di took/warung.

disarikan dari: http://www.motherandbaby.co.id/

Satu Tanggapan to “Obat Terlarang untuk Bayi”

  1. nizaminz said

    Kebetulan saya punya 2 orang anak yang sekarang berumur 7 dan 4 tahun.
    Kalau sakit meski kadang ke dokter, namun untuk penyakit yang sama saya biasa obati sendiri. Karena kalau ke Dokter, maka biayanya + obat bisa mencapai Rp 250 ribu lebih. Lumayan kan?

    Kalau punya uang lebih, silahkan ke dokter.
    Tapi jika pas2an atau kurang, ketimbang anak anda sakit lebih baik lihat infonya untuk penyakit mual dsb di sini:

    http://infoindonesia.wordpress.com/category/kesehatan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: