Aku dan Islam

Perjalanan Mencari Kebenaran Sejati

Awasi Kebiasaan Ini!!!

Posted by anurachman pada Mei 1, 2009

Meskipun kita sudah berumah tangga, namun seringkali kebiasaan-kebiasaan waktu masih sendiri kita bawa serta. Jika kebiasaan itu baik dan tidak berpotensi menimbulkan konflik internal dalam rumah tangga, tentunya hal itu tidak jadi masalah. Namun jika kebiasaan tersebut kurang sesuai dengan setatus kita dalam keluarga, apalagi jika rentan konflik, itu yang harus dihindari.

Banyak kebiasaan-kebiasaan kita yang dapat berujung pada keretakan keluarga. Terlebih lagi jika kebiasaan tersebut tidak bisa diterima oleh pasangan. Karena itu, suami-istri harus dapat menghindari kebiasaannya, yang dapat menyebabkan pertengkaran. Mengenali kebiasaan masing-masing juga dapat dilakukan untuk meminimalisir pertentangan yang mungkin terjadi. Sebab, tidaklah mudah untuk merubah kebiasaan seseorang, terlebih jika sudah berlangsung bertahun-tahun.

Lantas, apa saja sih kebiasaan yang dapat beriombas pada hubungan perkawinan? Berikut beberapa diantarnya:

1.    Makan Malam sambil Nonton TV

Sisi Buruk:

Makan malam bersama merupakan saat yang amat berharga bagi Anda dan pasangan. Dengan menyalakan teve, mau tak mau perhatian mata otomatis tertuju ke layar teve. Padahal, makan malam merupakan saat yang tepat bagi Anda berdua untuk saling berbagi cerita tentang kejadian atau hal-hal yang dilakukan sepanjang hari.

Cara Menghentikan:

Sisihkan 30 – 45 menit untuk mengobrol, tanpa teve yang sedang menyala. Hal ini memperlihatkan kepada pasangan, bila sedang tidak bekerja, Anda akan mencurahkan perhatian hanya kepada rumah tangga dan keluarga. Pada saat Anda sedang mengobrol, biarkan saja telepon yang berdering, dan nikmati kebersamaan dengan pasangan.

2.    Lama Tidak Berhubungan

Sisi Buruk:

Bila kuantitas hubungan seks yang biasa Anda berdua lakukan makin berkurang, tubuh dan otak akan jadi terbiasa untuk melupakan kedekatan, dan hal ini dapat menyebabkan hubungan Anda berdua semakin menjauh.

Cara Menghentikan:

Jangan tunggu sampai Anda benar-benar menikmati ketidakintiman hubungan dengan pasangan. Lakukan inisiatif untuk memulai berhubungan seks!

3.    Melewati Hari tanpa Ngobrol

Sisi Buruk:
Secara tak sadar, Anda mulai menumbuhkan perasaan bawah alam sadar bahwa pasangan tidak mempedulikan Anda, atau sebaliknya.

Cara Menghentikan:

Berikan perhatian-perhatian kecil kepada Si Dia, seperti mengirimkan kata-kata manis lewat SMS ataupun e-mail, dan usahakan Anda melakukan sesuatu yang menyentuh setiap harinya. Misalnya, memasak makanan kegemarannya atau meneleponnya dari supermarket, sekadar menanyakan apakah ada sesuatu yang diperlukannya. Hal ini memperlihatkan kepedulian Anda kepada pasangan.

4.    Bersikap Cuek

Sisi Buruk:

Anda berdua mulai saling tidak memperhatikan dan saling menjauh.

Cara Menghentikan:

Usahakan untuk melakukan hal-hal kecil, seperti memberi ciuman saat akan berangkat kerja, menatap mata pasangan pada saat mengobrol, memberi pujian untuk hal-hal kecil yang dilakukannya. Bila ada hal penting yang perlu Anda bicarakan dengannya, cari waktu yang tepat, misalnya saat berduaan di kamar tidur.

5.    Tak Pernah bertengkar

Sisi Buruk:

Ketidaksepahaman di dalam sebuah perkawinan adalah wajar dan perlu. Namun, bila suatu masalah dibicarakan sedini mungkin, akan jauh lebih mudah menyelesaikannya daripada dibiarkan menumpuk. Pasangan yang tak pernah bertengkar justru patut dicurigai. Meski begitu, jangan juga terlalu sering bertengkar, ya!

Cara Menghentikan:

Bicarakan dengan pasangan bila ada sesuatu yang mengganggu pikiran Anda. Katakan padanya, ada sesuatu yang membuat Anda sedih. Entah itu akibat ucapannya maupun sikapnya. Minta agar Anda dan ia bersama-sama mengatasi situasi tak mengenakkan ini.

6.    Lebih Senang Pergi dengan Teman

Sisi Buruk:

Memberi kesan, teman-teman Anda lebih penting dan lebih berarti dibanding pasangan, atau sebaliknya.

Cara Menghentikan:

Jadwalkan 1-2 kali dalam sebulan untuk pergi bersama teman-teman, tapi jangan lupa beritahu pasangan sebelumnya. Memiliki teman memang amat dianjurkan dan penting, sejauh waktu yang Anda habiskan bersama mereka tak akan merusak hubungan Anda dan pasangan. Lebih baik lai bila pasangan juga mengenal teman-teman Anda, sehingga tak ada kekhawatiran dan kecurigaan dari dirinya.

7.    Kelewat “Bebas”

Sisi Buruk:

Mungkin bagi Anda bersendawa, menggaruk, mengorek hidung, atau bahkan buang angin sembarangan merupakan sesuatu yang lucu. Yang jelas, jika melewati batas kesopanan, bisa membuat Anda menjadi tidak menarik.

Cara Menghentikan:

Tentukan aturan baru. Bila Anda tidak melakukannya di depan teman-teman, jangan lakukan di depan pasangan! Minta pasangan untuk mengingatkan Anda.

8.    Mengumbar Cerita Pribadi

Sisi Buruk:

Kelewat banyak berbagi cerita dengan orangtua atau mertua sama artinya Anda sudah memperlihatkan ketidakpercayaan kepada pasangan. Orangtua Anda tak harus mengetahui hal-hal yang tak diketahui pasangan. Atau sebaliknya, hal yang pasangan tak ingin masalahnya diketahui orangtua atau mertuanya.

Cara Menghentikan:

Hormati dan jaga perasaan pasangan, walaupun tanpa kehadirannya. Bila Anda tidak ingin mengatakan sesuatu di depannya, jangan katakan sama sekali kepada siapa pun juga.

Sumber: tabloidnova.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: