Aku dan Islam

Perjalanan Mencari Kebenaran Sejati

Pasar Modal Syariah

Posted by anurachman pada April 29, 2009

Di dunia ini banyak bermunculan pasar modal, yang merupakan salah satu lembaga yang menjembatani investasi dari setiap individu atau badan. Pasar modal dilirik karena tingkat keuntungan yang ada sebagai hasil dari investasi yang dilakukan cukup menjanjikan. Hal ini pulalah yang membuat pasar modal diminati oleh khalayak ramai.

Namun investasi di pasar modal bukannya tidak beresiko. Selain itu, pada pasar modal, rata-rata investor mengambil langkah profit taking, dimana unsure spekulasi sarat menyertainya. Hal ini tentunya tidak sesuai dengan nilai-nilai ajaran islam. Karena itu, umat muslim menginginkan adanya pasar modal syariah, yang dinilai sesuai dengan syariat dan hokum ekonomi islam.

Pasar modal syariah adalah sistim pasar modal yang berdasarkan syariat islam. Pada pasar modal ini, kegiatan jual beli modal, dalam hal ini saham, yang bersifat spekulasi tidak diijinkan. Karena jual beli saham yang bersifat spekulasi merupakan salah satu entuk dari kegiatan perjudian.

Pasar modal syariah telah resmi diluncurkan setelah adanya penandatanganan MoU antara BAPEPAM dengan DSN (Dewan Syariah Nasional) dan MUI. Penandatanganan tersebut dilaksanakan pada tanggal 14 Maret 2003. Untuk memfasilitasi investor yang ingin berinvestasi pada pasar modal syariah, maka pada tanggal 3 Juli 2003 dibentuklah JII (Jakarta Islamic Index).

Saham, obligasi, dan reksa dana yang beredar pada pasar modal syariah harus memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan. Hal ini karena pasar modal syariah merupakan ladang investasi yang berdasarkan syariat islam. Beberapa criteria bagi emiten yang masuk ke dalam pasar modal syariah diantaranya adalah emiten dari perusahaan yang tidak bertentangan dengan syariat islam. Usaha yang tidak dapat memasukkan emitennya ke dalam pasar modal syariah adalah usaha yang bertentangan dengan syariat islam, seperti:

  • Usaha perjudian dan permainan yang tergolong judi atau perdagangan yang dilarang
  • Usaha lembaga keuangan konvensional (ribawi), termasuk perbankan konvensional dan asuransi konvensional
  • Usaha yang memproduksi, mendistribusikan serta memperdagangkan makanan dan minuman yang tergolong haram
  • Usaha yang memproduksi, mendistribusikan dan menyediakan barang atau jasa yang merusak moral dan bersifat mudharat.

Dasar pelaksanaan kegiatan pasar modal syariah juga telah diatur dalam beberapa keputusan, baik itu dari DSN maupun MUI. Fatw-fatwa yang berkaitan dengan pelaksanaan pasar modal syariah yang dikeluarkan DSN-MUI adalah:

  • Fatwa No. 20/DSN-MUI/IX/2000 tentang Pedoman Pelaksanaan Investasi untuk Reksa Dana Syariah
  • Fatwa No. 32/DSN-MUI/IX/2002 tentang Obligasi Syariah
  • Fatwa No. 33/DSN/IX/2002 tentang Obligasi Syariah Mudharabah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: