Aku dan Islam

Perjalanan Mencari Kebenaran Sejati

Sholat

Posted by anurachman pada April 28, 2009

Sholat merupakan salah satu ibadah yang wajib dilaksanakan oleh umat islam. Lain dengan perintah dari Allah yang lain, yang disampaikan kepada Nabi Muhammad saw melalui malaikat Jibril, perintah sholat ini diberikan langsung oleh Allah SWT. Nabi Muhammad saw menerima perintah untuk sholat saat melaksanaakan Mi’raj. Karena itu perintah sholat merupakan perintah yang istimewa.

Banyak sekali keutamaan sholat yang disebutkan dalam Al Quran dan Hadist. Sholat merupakan penghubung langsung antara manusia dengan Allah. Dengan sholat, kita iajarkan untuk selalu mengingat Allah. Sholat juga mampu menghindarkan kita dari berbagai macam perbuatan yang keji dan munkar. Bahkan Rasulullah sendiri menyatakan bahwa sholat merupakan tiang yang memperkokoh islam. Hal ini tersurat dalam salah satu sabda Nabi Muhammad saw:

“”Shalat adalah tiang agama, barang siapa yang mengerjakannya berarti ia menegakkan agama, dan barang siapa meninggalkannya berarti ia meruntuhkan agama” (HR. Baihaqqi)

Kedudukan sholat

Sholat memiliki kedudukan yang sangat penting dalam islam. Dari rukun islam yang lima, sholat menempati rukun kedua setelah syahadat. Bagitu pentingnya ibadah sholat dalam islam, sehingga sholat merupakan salah satu ibadah yang paling utama, setelah syahadat. Selain itu, sholat juga merupakan hal yang membedakan antara umat islam dengan kaum kafir.

Bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

“Pemisah di antara kita dan mereka (orang kafir) adalah sholat. Barangsiapa meninggalkannya maka sungguh dia telah kafir.”
(HR. Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasai dan Ibnu Majah).

Sholat dalam Islam mempunyai kedudukan yang tidak disamai oleh ibadah-ibadah lainnya. Ia merupakan tiangnya agama ini. Yang tentunya tidaklah akan berdiri tegak kecuali dengan adanya tiang tersebut.

Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menegaskan:

“Pondasi (segala) urusan adalah Islam, dan tiangnya (Islam) adalah sholat, sedangkan yang meninggikan martabatnya adalah jihad fi sabilillah.”
(HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ahmad. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)

Sholat merupakan kewajiban mutlak yang tidak pernah berhenti kewajiban melaksanakannya sekalipun dalam keadaan takut, sebagaimana firman Allah Ta’ala menunjukkan:

“Peliharalah segala sholat(mu), dan (peliharalah) sholat wustha. Jika kamu dalam keadaan takut (akan bahaya), maka sholatlah sambil berjalan atau berkendaraan. Kemudian apabila kamu telah aman, maka sebutlah Allah (sholatlah) sebagaimana Allah telah mengajarkan kepadamu apa yang belum kamu ketahui.” (QS. AL-baqarah : 238 – 239).

Sholat adalah ibadah yang pertama kali diwajibkan Allah dan nantinya akan menjadi amalan pertama yang dihisab di antara malan-amalan manusia serta merupakan akhir wasiat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, sebagaimana disebutkan dalam sabdanya:

“Sholat, sholat dan budak-budak yang kamu miliki.”
(HR. Ibnu Majah dan Ahmad. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani)

Sholat yang nantinya akan menjadi amalan terakhir yang hilang dari agama ini. Jika sholat telah hilang, berarti hilanglah agama secara keseluruhan. Untuk itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan dengan sabdanya:

“Tali-tali (penguat) Islam sungguh akan musnah seikat demi segera berpegang dengan ikatan berikutnya (yang lain). Ikatan yang pertama kali binasa adalah hukum, dan yang terakhir kalinya adalah sholat.”
(HR. Ahmad, Ibnu Hibban dan Al-Hakim. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani).

Rukun Sholat
Sebagai salah satu bentuk ibadah, sholat memiliki aturan dan urutan yang biasa dikenal dengan rukun sholat. Dalam melaksanakan sholat, kita harus berpedoman pada rukun sholat tersebut. Jika sholat yang kita lakukan tidak sesuai dengan rukun yang ada, maka sholat kita tersebut dianggap batal (tidak sah) dan kita wajib mengulanginya.

Adapun rukun dalam mengerjakan sholat adalah:

1.    Berdiri jika mampu
2.    Takbiratul ikram
3.    Membaca surat Al Fatihah
4.    Ruku’ dengan tuma’ninah
5.    I’tidal dengan tuma’ninah
6.    Sujud dengan tuma’ninah
7.    Duduk diantara dua sujud
8.    Tasyahud awal
9.    Duduk tasyahud akhir
10.    Sholawat pada Nabi pada tasyahud akhir
11.    Salam
12.    Tertib pada setiap rukunnya

Selain rukun sholat, ada juga hal-hal yang sunnah dalam pelaksanaan ibadah sholat. Hal-hal yang sunnah ini apabila tidak dilakukan, baik sengaja ataupun tidak, tidak menyebabkan batalnya sholat. Hal-hal yang sunnah dalam sholat diantaranya adalah:

1.    Mengangkat kedua tangan saat takbiratul ikram
2.    Membaca do’a iftitah
3.    Membaca ta’awudz
4.    Membaca surat Al Quran setelah Al Fatihah
5.    Meletakkan dua tangan pada lutut saat ruku’
6.    Bersedekap (tangan kanan diatas tangan kiri) saat I’tidal
7.    Mengarahkan pandangan ke tempat sujud

Ada juga beberapa hal yang membatalkan sholat. Hal-hal yang membatalkan sholat diantaranya adalah:

1.    Berbicara saat sholat
2.    Tertawa
3.    Makan dan minum saat sholat
4.    Bergerak terlalu banyak tanpa ada kepertluan
5.    Tersingkapnya aurat
6.    Tidak menghadap kiblat
7.    Menambah gerakan sholat
8.    Mendahului imam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: