Aku dan Islam

Perjalanan Mencari Kebenaran Sejati

Stress di Hari Pernikahan

Posted by anurachman pada April 27, 2009

Pernikahan merupakan suatu hal yang sakral. Setiap bagian dari sebuah prosesi pernikahan mampu menimbulkan dampak yang hebat pada diri kita. Rasa senang, bahagia, sedih bercampur menjadi satu. Semua itu dapat muncul pada saat prosesi pernikahan berlangsung.

Namun ternyata pernikahan bukan hanya mampu memutar balik emosi kita. Pernikahan juga dapat menimbulkan tekanan tersendiri yang dapat membuat pelakunya stress. Terlebih lagi dalam menyiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan pernikahan dan resepsinya. Tidak sedikit calon pengantin yang stress karena pernikahan yang akan dijalaninya.

Akibat dari tekanan yang berlebihan ini dapat berdampak pada lancar tidaknya prosesi pernikahan. Terutama sekali pada saat pengucapan akad nikah. Berapa banyak pengantin pria yang harus mengulah ucapan akad nikah, hanya karena gugup dan stress yang berlebihan. Dan tentunya mengulang ucapan akad nikah justru akan menimbulkan tekanan baru, yang tidak kalah besarnya.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi tingkat stress pada saat pernikahan. Diantara hal-hal yang dapat mengurangi tingkat stress tersebut adalah:

1.    Buat perjanjian tertulis dengan vendor yang anda gunakan untuk pernikahan anda, baik itu catering, dokumentasi, dekorasi dan lainnya. Pastikan mereka mengetahui dengan pasti apa-apa yang anda inginkan sejak jauh hari, sehingga tidak timbul “kegaduhan” karena adanya mis-understanding antara anda dengan mereka.

2.    Jangan lakukan semua hal sendirian. Delegasikan kepada kerabat anda tentang hal-hal yang harus dipersiapkan untuk pernikahan anda. Jika perlu, bentuk panitia kecil untuk keperluan ini, sehingga semua dapat terkoordinir dengan baik.

3.    Siapkan perlengkapan pribadi dengan baik. Jangan sampai ada hal-hal yang bersifat pribadi, yang mengganggu kelancaran acara pernikahan anda. Siapkan pula obat-obatan yang kemungkinana akan diperlukan, seperti minyak angin atau minyak kayu putih.

4.    Simpan cincin perkawinan pada tempat yang aman, agar tidak hilang. Percayakan penyimpanan cincin kawin pada orang kepercayaan anda, yang dapat anda hubungi dengan mudah.

5.    Coba pakaian pengantin anda. Pastikan anda tidak kesulitan saat berjalan saat mengenakannya. Jangan sampai anda jatuh ketika berjalan dengan pakaian pengantin pada saat hari  H.

6.    Hubungi setiap vendor yang telah anda tunjuk seminggu sebelum hari pernikahan, untuk memastikan agar semuany berjalan sesuai dengan rencana. Lakukan koordinasi dengan vendor tersebut tentang hal-hal yang berkaitan dengan acara pernikahan secara mendetail, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

7.    Seringkali pasangan pengantin mengalami perut mual atau pusing saat pernikahan berlangsung. Untuk menghindarinya, makanlah secukupnya. siapkan pula air minum dan makanan kecil yang dapat anda nikmati saat sedang tidak “sibuk”.

Mungkin hal-hal tersebut diatas terlihat sepele. Namun meskipun sepele, tidak ada salahnya semua itu diperhatikan, demi kelancaran pernikahan anda.
Selamat berbahagia……..

sumber: www.sekeluarga.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: