Aku dan Islam

Perjalanan Mencari Kebenaran Sejati

Cara Mengadopsi Anak

Posted by anurachman pada Mei 11, 2009

Anak merupakan anugerah terindah yang tidak tergantikan dalam sebuah keluarga. Setiap orang yang berumah tangga sangat menginginkan akan hadirnya seorang anak. Anak dapat memberikan hiburan tersendiri kepada orang tua di kala mereka penat dengan kegiatan sehari-hari. Selain itu, anak juga merupakan penerus keturunan dalam keluarga.

Sayangnya, tidak semua keluarga memiliki kesempatan untuk memiliki anak kandung. Banyak hal yang menyebabkan hal ini. Bisa jadi karena alasan medis, karena usia, atau karena memang belum “dipercaya” untuk memiliki anak oleh Tuhan.

Bagi keluarga yang belum dikaruniai anak, adopsi merupakan jalan yang tepat. Banyak keluarga yang mengadopsi anak sebagai “pancingan” agar secepat mungkin dikaruniai anak kandung. Namun ada juga yang mengadopsi anak untuk meringankan bebam orang tua kandung si anak, terlebih lagi jika orang tua kandung anak tersebut berasal dari keluarga yang tidak mampu.

Apapun alasannya, mengadopsi seorang anak tidak bisa dilakukan dengan “asal-asalan”. Ada peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang adopsi anak. Demi kenyamanan bersama, alangkah baiknya jika orang yang ingin mengadopsi anak mengacu pada peraturan yang ada.

Berdasarkan peraturan perundang-undangan yang ada, orang yang bemaksud mengadopsi anak dapat dibagi menjadi dua jenis. Orang tua nagkat dapat berupa pasangan suami istri maupun orang tua tunggal.

Staatblaad 1917 No. 129 memberikan kemungkinan bagi orang tua tunggal untuk mengadopsi anak. Dalam Staatblad ini dinyatakan bahwa pengangkatan anak dapat dilakukan oleh orang yang terikat perkawinan, atau pernah terikat perkawinan. Hal ini memungkinkan seorang janda yang ditinggal suaminya tanpa anak, misalnya, dapat mengangkat anak orang lain sebagai anaknya. Namun apabila suaminya tersebut berwasiat agar ia tidak mengangkat anak, maka janda itu tidak diperbolehkan untuk mengadopsi anak orang lain.

Sedangkan dalam Surat Keputusan Menteri Sosial RI No. 41/HUK/KEP/VII/1984 tentanga Ptunjuk Pelaksanaan Perizinan Pengangkatan Anak, pasangan suami istri dapat mengangkat anak dengan syarat-syarat yang telah diatur di dalamnya. Syarat pengangkatan anak yang diatur dalam SK ini diantaranya adalah:

Calon Orang Tua Angkat:

1.    Berstatus kawin dan berumur minimal 25 tahun; maksimal 45 tahun

2.    Pada saat mengangkat anak sekurang-kurangnya sudah kawin selama 5 (lima) tahun dengan mengutamakan keadaan sebagai berikut:

•    Tidak mungkin memiliki anak (dengan surat keterangan dari dokter kebidanan/dokter ahli); atau

•    Belum mempunyai anak; atau

•    Mempunyai satu anak kandung; atau

•    Mempunyai satu anak angkat dan tidak mempunyai anak kandung

3.    Dalam keadaan mampu secara ekonomi dan sosial

4.    Berkelakuan baik, sesuai dengan surat keterangan dari kepolisian RI

5.    Sehat jasmani dan rohani

6.    Telah memelihara dan merawat anak tersebut sekurang-kurangnya:

•    6 (enam) bulan untuk anak di bawah 3 (tiga) tahun

•    1 (satu) tahun untuk anak umur 3 (tiga) tahun sampai 5 (lima) tahun.

7.    Mengajukan pernyataan tertulis bahwa pengangkatan anak semata-mata untuk kepentingan kesejahteraan anak

Calon Anak Angkat:

1.    Berumur kurang dari 5 (lima) tahun

2.    Berada dalam asuhan organisasi sosial (bagi anak yang berada di bawah asuhan organisasi sosial)

3.    Persetujuan dari orang tua/wali (apabila masih ada).

Selain dua peraturan di atas, ada juga Surat Edaran Mahkamah Agung No. 6 Tahun 1983 juga mengatur tentang pengangkatan anakantar Warga Negara Indonesia (WNI). Isi dari Surat Edaran ini selain menetapkan pengangkatan yang langsung dilakukan antara orang tua kandung dan orang tua angkat (private adoption), juga tentang pengangkatan anak yang dapat dilakukan oleh seorang warga negara Indonesia yang tidak terikat dalam perkawinan yang sah/belum menikah (single parent adoption). Jadi, meskipun belum menikah atau tidak menikah, seseorang tetap dapat mengadopsi anak, tentunya dengan tata cara yang sesuai hukum.

Cara mengadopsi anak

Mengadopsi anak tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Ada tata cara yang harus diperhatikan dan dilakukan oleh calon orang tua angkat jika ingin mengadopsi anak. Hal ini agar pengangkatan anak tersebut kuat dan sah secara hukum. Selain itu, hal ini untuk menghindarkan dari hal-hal yang tidak dinginkan di kemudian hari.

Tata cara pengangkatan anak ini diatur dalam Surat Edaran Mahkamah Agung No. 6 tahun 1983. Dalam Surat Edaran MA ini, pemohon harus melakukan permohonan secara tertulis ke panitera pengadilan. Permohonan diajukan dan ditandatangani oleh pemohon sendiri atau kuasanya, dengan dibubuhi materai secukupnya dan dialamatkan kepada Ketua Pengadilan Negeri yang daerah hukumnya meliputi tempat tinggal/domisili anak yang akan diangkat.

Permohonan yang diajukan setidaknya harus berisi tentang:

•    Motivasi mengangkat anak, yang semata-mata berkaitan atau demi masa depan anak tersebut.

•    Penggambaran kemungkinan kehidupan anak tersebut di masa yang akan datang.

Dalam setiap proses pemeriksaan, pemohon juga harus membawa dua orang saksi yang mengetahui seluk beluk pengangkatan anak tersebut. Dua orang saksi iini haruslah orang yang mengetahui betul tentang kondisi pemohon (baik moril maupun materil) dan memastikan bahwa pemohon akan betul- betul memelihara anak tersebut dengan baik.

Dalam mengajukan permohonan pengangkatan anak, ada beberapa hal yang tidak diperkenankan untuk dicantumkan dalam surat permohonan oleh pemohon. Hal hal tersebut diantaranya adalah:

•    Menambah permohonan lain selain permohonan pengangkatan anak

•    Pernyataan bahwa anak tersebut juga akan menjadi ahli waris pemohon

Tidak diperkenankannya hal-hal tersebut tercantum dalam surat permohonan pengangkatan anak lebih karena sifat dari putusan pengadilan. Putusan yang diminta ke pengadilan harus bersifat tunggal dan hanya berisi tentang pengesahan permohonan pengangkatan anak, tidak untuk permohonan yang lain.

Mengingat pengadilan akan mempertimbangkan permohonan pengangkatan anak dari pemohon, maka pemohon harus menyiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan permohonan pengangkatan anak dengan baik. Beberapa surat yang harus dipersiapkan oleh pemohon sebagai pendukung permohonannya diantaranya adalah bukti kemampuan finansial atau ekonomi pemohon. Bukti ini dapat berupa slip gaji, sertifikat kepemilikan rumah, deposito, tabungan, dan lainnya.

Setelah permohonan dikabulkan pengadilan, pemohon akan menerima salinan Keputusan Pengadilan mengenai pengadopsian anak. Salinan tersebut kemudian dibawa dan diserahkan ke Kantor Catatan Sipil untuk menambah keterangan pada akte kelahiran anak yang bersangkutan. Tambahan dalam akte kelahiran tersebut juga menyebutkan nama pemohon sebagai orang tua angkatnya.

Akibat pengangkatan anak dari segi hukum

Setiap tindakan pasti akan menimbulkan akibat tertentu. Demikian juga dengan pengangkatan (adopsi) anak. Ada akibat yang harus diterima oleh anak maupun orang tua kandung dan orang tua angkat. Dari segi hukum, ada dua akibat yang akan berpengaruh pada kehidupan anak di masa depan.

a.  Perwalian

Dalam hal perwalian, sejak putusan diucapkan oleh pengadilan, maka orang tua angkat menjadi wali dari anak angkat tersebut. Sejak saat itu pula, segala hak dan kewajiban orang tua kandung beralih pada orang tua angkat. Kecuali bagi anak angkat perempuan beragama Islam, bila dia akan menikah maka yang bisa menjadi wali nikahnya hanyalah orangtua kandungnya atau saudara sedarahnya.

b.  Waris

Khazanah hukum kita, baik hukum adat, hukum Islam maupun hukum nasional, memiliki ketentuan mengenai hak waris. Ketiganya memiliki kekuatan yang sama, artinya seseorang bisa memilih hukum mana yang akan dipakai untuk menentukan pewarisan bagi anak angkat.

• Hukum Adat:

Bila menggunakan lembaga adat, penentuan waris bagi anak angkat tergantung kepada hukum adat yang berlaku. Bagi keluarga yang parental, pengangkatan anak tidak otomatis memutuskan tali keluarga antara anak itu dengan orangtua kandungnya. Oleh karenanya, selain mendapatkan hak waris dari orangtua angkatnya, dia juga tetap berhak atas waris dari orang tua kandungnya. Berbeda dengan di Bali, pengangkatan anak merupakan kewajiban hukum yang melepaskan anak tersebut dari keluarga asalnya ke dalam keluarga angkatnya. Anak tersebut menjadi anak kandung dari yang mengangkatnya dan meneruskan kedudukan dari bapak angkatnya (M. Buddiarto, S.H, Pengangkatan Anak Ditinjau Dari Segi Hukum, AKAPRESS, 1991).

• Hukum Islam:

Dalam hukum Islam, pengangkatan anak tidak membawa akibat hukum dalam hal hubungan darah, hubungan wali-mewali dan hubungan waris mewaris dengan orang tua angkat. Ia tetap menjadi ahli waris dari orang tua kandungnya dan anak tersebut tetap memakai nama dari ayah kandungnya (M. Budiarto, S.H, Pengangkatan Anak Ditinjau Dari Segi hukum, AKAPRESS, 1991)

• Peraturan Perundang-undangan:

Dalam Staatblaad 1917 No. 129, akibat hukum dari pengangkatan anak adalah anak tersebut secara hukum memperoleh nama dari bapak angkat, dijadikan sebagai anak yang dilahirkan dari perkawinan orang tua angkat dan menjadi ahli waris orang tua angkat. Artinya, akibat pengangkatan tersebut maka terputus segala hubungan perdata, yang berpangkal pada keturunan karena kelahiran, yaitu antara orang tua kandung dan anak tersebut.

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua.

Sumber: http://www.lbh-apik.or.id

About these ads

27 Tanggapan to “Cara Mengadopsi Anak”

  1. sumari said

    saya serius ingin adopsi anak karena sudah 13 tahun menikah blm dikaruniai momongan, mohon bantuannya.
    Alamat rumah : Perumahan Dasana INdah blok TE 2/12
    Kel. Bojongnangka Kec. Kelapa Dua
    Tangerang
    No. Telp : 021 54200721 HP. 08161611781
    Pekerjaan : Supervisor Accounting

    • ibu kalo ibu memang ingin mencari anak adopsi saya saja..
      kebetulan saya sedang mencari orang tua angkat.. nama saya nabila jenis kelamin perempuan umur saya 13 tahun..
      nomor telepon saya 081227026659..
      kalo ibu mau angkat saya,ibu bisa menemui saya atau kita ketemuan di mcd bogor..
      atau ibu bisa langsung jemput saya dari sekolah saya yaitu SMP negeri 3 bogor.. trims..

  2. saya sedang mencari orang tua angkat.. umur 13 tahun..
    kalau ada orang tua yang mau angkat saya sebagai anak hubungi saja 081227026659.. saya tinggal di bogor… atau alamat fb saya… trims…

  3. mia kirana said

    saya ingin mengadopsi anak umur 1-9 bln dan kalau ada perempuan.umur saya 26 thn umur suami saya 30 thn dan kami udh menikah 3 thn,mohon kalau ada informasi hubungi saya di nomor 083199594599.terima kasih

    • hdupku brantakan said

      saya sudah Lama mencari orang tua angkat,sya brasal dri jawa timur,sya hrap ada yg bersedia

      info/hubungi.085746811023

  4. gemapuspa said

    Mau bertanya:
    ibu dari pacar saya telah meninggal. Pacar saya memiliki adik kecil perempuan berusia 5 bulan,,insya allah tahun depan kami menikah. Boleh ga sih adik pacar saya itu diadopsi oleh saya dan pacar saya bila kami menikah kelak?? trims

  5. kiran said

    saya ingin mengadopsi bayi yg umurnya 0-5 bulan dan kalau bisa perempuan,saya sudah menikah 3 tahun,mohon kalau ada informasi hubungi saya di nomor 083194079466 dan saya berdomisili di medan.terima kasih.

  6. adelia said

    saya ingin mengadopsi bayi yg umurnya 0-5 bulan laki-laki maupun perempuan,saya sudah menikah 3 tahun,mohon kalau ada informasi hubungi saya di adelia.sastrawijaya@yahoo.com dan saya berdomisili di Manado – Sulawesi Utara

    • dani irawan said

      saya ingin mengadopsi anak umur mak 1 thn klo ada yg bisa bantu tlng hub 085314744736 saya dah nikah 3 th.dan kata doktr saya mandul

  7. tlng bantu

  8. rani said

    saya ingin mengadopsi anak 1-9 bulan pin bb saya 26b6ee76 hp.083197600456

  9. maya said

    .saya sudah menikah selama 1th dan belum dikaruniai anak karena saya ada masalah dengan kandungan saya ..saya dan suami saya memutuskan untuk mengadopsi anak ,kalau ada bayi laki-laki berusia 0-5 bulan tolong hubungi saya ..dan tolong kasih tau caranya gimana.terimakasih

  10. Mrs. Ayu Wibowo said

    saya pasangan suami istri yang sudah menikah selama 4 tahun namun belum dikaruniakan anak, saya dan suami berniat mengadopsi anak perempuan usia 1 sampai 3 tahun, saya tinggal diwilayah cibubur jakarta timur. mohon informasinya ke email saya ayuacawibowo@rocketmail.com

  11. Diah narulita said

    Asalamualaikum wr’wb… saya diah. sdh hampir 6tahun saya dan suami blm juga dikaruniai anak.. karna mslah medis. saya ingin sekali mengadopsi anak yg berumur 1bulan hingga 9 bulan, klo bisa perempuan. mohon info.. terimakasih :)

  12. sugianto said

    saya ingin mengadopsi bayi laki laki umur 0-5 bulan ,saya sudah menikah 9 tahun,saya ingin sekali punya bayi laki laki ,saya berdomisili di surabaya ,yang bisa bantu tolong hubungi saya 081217026788

  13. mita syabana said

    asalamualaikum..sayaingin mngadopsi anak usia 0 bulan jika ada sy sangat berterimakasih sekali..karena saya dan suami sangat menginginkan anak laki-laki atau perempuan tdk apa”..insya allah sy mampu untuk mengurus menyayangi dan menafkahi selayaknya anak kandung sy….mohon hub sy ke 081287940407

  14. saya ingin mengadopsi anak saya yg masih dlm kandungan,,,bln 10-12 lahir hub saya segera

  15. dira said

    saya dari keluarga muslim.saya dan suami sudah menikah 4 tahun tapi kami belom di karuniai momongan,makanya saya dan suami berniat ingin mengadopsi bayi perempuan yang umurnya 0-5 bulan,tapi kami hanya mencari yang berdomisili di medan saja karena kami tinggal di medan.
    kalo ada yang bersedia ingin mengadopsikan bayinya ,silahkan hubungi saya di nomor 085760901603.
    terima kasih.

  16. salsa said

    Saya salsanabillah di batam,,,sya sdh 5 thun mnikah smpai saat ini sy blm di berikan momongan sya sdh pernh hamil dan ke guguran sya umur 29 dan suami sya 42,,,,sya ingin angkat anak laki2 umur dibawah 1 thun jika ada mhon bantu info ya ke no.081372034235 trimksh

  17. pray said

    saya sudah menikah 5 tahun dan belum dikaruniai keturunan,saya berminat untuk adopsi bayi 0-6 bulan bagi yang bisa bantu hub 087779333773 saya tinggal di daerah gunung putri bogor

  18. Nyounya Abdillah said

    Saya dina tinggal citereup bogor udah 2 thn nikah.blm dikaruniai anak..saya mencari anak perempuan yg mau di adopsi umur 1 2 th.bisa hub saya di 08998080246.pin75e22454.trima kasih

  19. nurmala said

    nama sya mala,umr 24 thn,saat ini saya hmil 4 blan lbih,sya blm menkah,sya dhmili lelaki yg tdk mau brtggung jawb.keluarg sya tdk ad yg tau,dri awl sya ingn menggugrkn kandung sya,tp niat it sya ubh.krn sya tdk ingn jdi pmbunh,sya brniat ingn mlhrkny,tp keadaan sya tdk mgiznkn,keluarga sya org sdrhna,dn sya tdk ingn membebnkn org tua sya.jika ad yg brminat ingn mengadpsi anak in saat lhr dn membnt biaya perslinan sya mgucpkn trma ksh..hbngi saya dno in.085356549490

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: