Aku dan Islam

Perjalanan Mencari Kebenaran Sejati

Melatih Bicara Anak

Posted by anurachman pada Mei 2, 2009

Orang tua tentu ingin agar si buah hati dapat berbicara dengan lancar. Untuk mencapai keinginan terseut, orang tua akan berusaha melatih anaknya untuk belajar bicara. Namun biasanya, orang tua menunggu sampai sang buah hati dapat memahami perkataan orang lain, baru mereka akan mulai mengajarinya bicara. Padahal, mealtih anak bicara sejak dini, bahkan sebelum anak mengetahui maksud dari ucapan kita, akan lebih baik.

Melatih bicara anak sejak dini akan membantu kemampuan komunikasi dan interaksi sosial anak dengan lingkungan. Setiap apa yang dikatakan oleh orang tua, akan tersimpan di memori otak anak, dan suatu saat si anak akan meniru apa yang dia perolehnya, baik itu yang diajarkan orang tua maupun oleh orang-orang disekitarnya.

Betapa penting mengajarkan bicara anak dengan kata-kata yang patut dicontoh oleh anak, meskipun si anak saat ini belum dapat berbicara satu dua kata pun. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk melatih anak bicara. Diantaranya adalah dengan sesering mungkin mengajak si buahhati untuk “mengobrol”.
Ada beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menstimulasi sang buah hati untuk bicara. Hal-hal yang dapat kita lakukan untuk melatih bicara sang buah hati diantaranya adalah:

  • Ajaklah anak berbicara sesering mungkin, sejak dini, meskipun sebenarnya mereka belum waktunya berbicara.
  • Berbicara dengan anak menggunakan suara yang lembut, karena anak lebih suka dengan suara yang lembut.
  • Hindarkan berbicara kata kasar dan buruk di depan anak. Karena apa yang Anda ucapkan akan tersimpan di memori otak anak. Suatu saat kata-kata itu akan ditiru oleh anak Anda.
  • Selain Anda mengajak bicara anak sesering mungkin, dengarkan juga apa yang diucapkan oleh anak meskipun kata-katanya belum begitu jelas. Lalu berilah respon terhadap apa yang dia katakan. Hal ini akan membuat si anak senang untuk berbicara.
  • Jangan menyalahkan apa yang dia katakan. Ulangi apa yang disampaikan meskipun salah dengan kata yang benar dan berulang-ulang.
  • Ajak anak berbicara sambil memakai pempers, sambil bermain ataupun sambil berjalan-jalan denan anak. Kombinasi waktu berbicara dengan anak membuat anak tidak bosan dan lebih menyenangkan buat anak.
  • Lihat respon anak saat diajak berbicara. Jika anak masih memperhatikan Anda, maka Anda dapat terus mengajak anak untuk berbicara. Tetapi kalau anak tidak lagi memperhatikan Anda dan mulai mengalihkan perhatian, maka sebaiknya Anda menghentikan untuk sementara waktu berbicara dengan anak, untuk diulang lagi di lain waktu. Mungkin anak mulai bosan, jangan dipaksakan.
About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: