Aku dan Islam

Perjalanan Mencari Kebenaran Sejati

Kekurangan Asam Folat pada Ibu Hamil

Posted by anurachman pada Mei 1, 2009

Bagi para wanita yang sedang hamil, jangan sampai anda kekurangan Asam Folat. Berdasarkan penelitian, kekurangan Asam Folat pada ibu hamil dapat mengakibatkan bayi lahir cacat. Bayi yang dilahirkan oleh ibu yang kekurangan Asam Folat akan mengalami cacat pada otak dan sumsum tulang belakang.

Menurut dr. Noroyono Wibowo SpOG, kepala sub-bagian Fetomaternal Departemen Obestetri dan Ginekolog Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Asam Folat merupakan enzim yang memproduksi DNA (Deoxyribose Nucleic Acid). Selain itu, Asam Folat juga penting dalam membantu pembelahan sel. Asam Folat juga dapat mencegah Anemia dan menurunkan resiko terjadinya NTD (Neural Tube Effects), serta dapat berfungsi sebagai anti depresan.

Di Indonesia sendiri belum ada data pasti berapa prevalensi adanya penyakit kelainan sumsum tulang belakang. “Jumlah angka kematian bayi di Indonesia masih relatif tinggi. Kematian bayi ini masih belum diidentifikasikan penyebabnya karena belum adanya data. Salah satu penyebab kematian adalah kekurangan Asam Folat”, ujar Bowo.

Kekurangan Asam Folat menyebabkan bayi lahir dengan Bibir Sumbing, Bayi lahir dengan berat badan rendah, Down’s Syndrome, dan Keguguran. “Bayi mengalami kelainan pembuluh darah, rusaknya endotel pipa yang melapisi pembuluh darah, menyebabkan lepasnya plasenta sebelum waktunya”.

Kelainan lainnya adalah bayi mengalami gangguan buang air besar dan kecil, anak tidak bisa berjalan tegak dan emosi tinggi. Pada anak perempuan, saat dewasa tidak mengalami menstruasi. Pada ibu hamil, kekurang Asam Folat menyebabkan meningkatnya resiko Anemia, sehingga ibu mudah lelah, letih, lesu dan pucat.

Karena itu, sangat disarankan bagi para ibu hamil untuk memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung Asam Folat. Hal ini selain untuk menjaga kondisi si ibu, juga untuk menghindarkan bayi yang dikandungnya nenti lahir dengan mengalami kecacatan.

Sumber makanan yang mengandung Asam Folat dalah Hati Sapi (liver), brokoli, jeruk, bayam, dan sebagainya. “Roti dan Susu juga mengandung Asam Folat tinggi karena kini susu dan tepung terigu telah difortifikasi mengandung Asam Folat”, jelas dr. Tim Green PhD dan Department of Human Nutrition University of Otago New Zealand. Hanya saja, hati sapi mengandung vitamin A cukup tinggi yang tidak dianjurkan diberikan kepada ibu hamil karena dapat menyebabkan gangguan kahamilan, oleh sebab itu digantikan oleh Susu.

Kebutuhan Asam Folat untuk ibu hamil dan usia subur sebanyak 400 mikrogram/hari atau sama dengan 2 (dua) Gelas Susu. “Mengkonsumsi Asam Folat tidak hanya ketika hamil, tetapi sebelum hamil juga sangat dianjurkan. Banyak negara telah melakukan kebijakan dalam pengurangan NTD dengan memwajibkan ibu mengkonsumsi Asam Folat”.
[ibuhamil.com]

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: